SOCIAL MEDIA

Wednesday, December 20, 2017

Melatih Kemandirian Anak #17


REVIEW HASIL LATIHAN KEMANDIRIAN HARI KE-17
Berikut adalah hasi dari latihan kemandirian Printsa selama 17 hari, terhitung sejak tanggal 4 Desember s.d. 20 Desember 2017. Latihan ini akan terus saya jalankan sampai dengan 30 hari. Meskipun hasilnya tidak akan ditulis pada catatan blog selanjutnya, namun akan terus saya taruh pada hasil Papan Bintang.

Ini adalah tantangan yang harus dihadapi Printsa.
1.     Sikat Gigi Sendiri Pagi dan Malam Hari
2.    Pakai Baju Sendiri
3.    Toilet Traning Sendiri ( Buka celana sendiri, Bilas Sendiri, Pakai Celana sendiri)
4.    Makan Sendiri
5.    Belajar Menggaji
6.    Tidak Rewel, Tidak Takut, dsb

Hasil latihan selama 17 hari, menunai kebiasaan yang baik, terutama akan terbentuk 100% ketika saya ada dirumah, jika saya bekerja, karena printsa tinggal bersama Eyang utinya, alias Ibu mertua saya, jadi tantangan tidak bisa dijalankan 100%, sebenarnya saya juga ingin menerapkan hal ini, jika saya bekerja, namun akan menuai perdebatan yang cukup alot, jadi saya pikir biarlah saya mencontohkan yang baik ketika ada saya dirumah, namun jika tidak ada, saya pikir Ibu mertua saya lbh tahu, karena beliau yang banyak menghabiskan waktu dengan anak saya. Dan saya juga tidak ingin membebani hal tersebut kepadanya.

MAKAN SENDIRI à Untuk makan sendiri, kata SABAR dan semangat yang harus saya terapkan, karena kakak belum mandiri, masih suka jalan-jalan dan tidak fokus, kecuali tidak ada ganguan, hal ini hanya bisa dilakukan jika weekend dan saya ada dirumah, jika tidak, tidak bisa 100% berhasil, kuncinya SABAR, dengan terus memotivasi kakak agar belajar mandiri.

PAKE BAJU SENDIRI à Bisa dikatakan, kakak sudah bisa mandiri, namun jika saya tidak ada, dia akan manja dan dipakaikan oleh Utinya, jadi saya hanya bisa terus memotivasi kakak untuk pakai baju sendiri meski saya tidak ada.  

SIKAT GIGI SENDIRI à Pada tingkatan ini, kesadarannya sudah tinggi, perlu dipupuk dengan reward.  

TOILET TRAINING SENDIRI à Hambatan yang dilakukan, kakak hanya malas handukan sendiri, tapi saya terus memotivasi dengan mencoba menolong dengan sekedarnya, agar dia merasa berhasil sendiri.  

BELAJAR MENGGAJI à Tanpa saya perhatikan, kakak sudah bisa fokus mengaji, semoga kedepannya semakin besar rasa ingin membaca Iqranya.  

TIDAK REWEL, DSB à Belum ada tantangan pada kondisi ini, sehingga tidak ada review.

HAMBATAN YANG DIHADAPI :
Hambatan yang saya hadapi adalah, jika tidak ada saya dirumah, pelatihan ini tidak berhasil,. Sebetulnya diperlukan komunikasi antara suami saya dan ibunya, agar dijelaskan tujuan  saya, hanya saja suami saya belum terbuka hati dan pikirannya tentang pentinya kegiatan ini untuk anak kami, semoga ALLAH SWT memberikan hidayah padanya, dengan konsisten dan niat tulus saya senantiasa untuk kebaikan kakak, Aamiin YRA. Semoga Allah Jabah doa saya, Aamiin YRA.

“Ingat Kita tidak akan selamanya bersama anak-anak, Maka Melatih Kemandirian itu adalah sebuah Pilihan Hidup bagi Keluarga Kita.” IIP




#HariKe-17
#Tantangan17Hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirianAnak



No comments :

Post a Comment