SOCIAL MEDIA

Wednesday, July 11, 2018

Mendidik Anak Cerdas Finansial Sejak Dini #4




Mengulang Pengenalan Value pada Hari Pertama, kali ini saya mengajarkan kakak bagaimana cara membaca nilai uang, bukan hal yang mudah untuk diajarkan, karena tidak bisa sekali dua kali, kakak cepet banget lupanya.

Jadi untuk pengenalan kali kedua ini, saya ajarkan membaca nilai uang. Rp. 2000,- Rp.5000,- dan Rp. 10.000,- kakak sangat exciting banget, biasanya kita praktek materi bunsay adalah saat menjelang tidur, sambil menunggu ayah pulang kerja. Permainanaya memang hanya sebentar tidak sampe ½ jam, soalnya kalo lama-lama kakak suka bosan, jadinya. Kita belajar mengulan-ngulang nilai uang dengan bantuan uang mainan.

Cara permainannya, saya sebutkan nilai uang mainan berkali-kali, sampe kakak paham, beberapa kali dia akan mengatakan, “Bunda aku gak ngerti, gak paham.” Kalo sudah begitu saya akan berhenti, dan coba menjelaskan ulang.

Beberapa kali dijelaskan, kakak kadang paham, kadang juga lupa lagi, dan sangat alamiah, saya tidak mau menekankan. Biarkan saja. Inti dari permainan adalah mengajarkan dia mengenal uang tujuan pendek, tujuan panjangnya tentu mengajarkan kakak mengelola keuangan dengan cerdas.

Ngomong-ngomong tentang mengelola keuangan secara cerdas, sejak awal menikah, saya sudah membaca banyak sekali tentang investasi, bagaimana kita mesti berinvestasi, dkk, bahkan dengan ngototnya saya sampe maksa mengajak suami ikut merencanakan masa depan keuangan kami melalui Certificate Financial Planner, awal pernikahan kami, penghasilan yang saya hasilkan diperuntukan khusus investasi untuk masa depan kami, kami setorkan sekian juta untuk pendidikan anak, dana pensiun, kesehatan, dkk dan tidak lupa asuransi kesehatan jiwa suami, jika sewaktu-waktu hal-hal yang tidak kami inginkan terjadi.

Dan semua hal berhubungan dengan menjaga harta kami agar nilainya tetap saya pelajari, waktu berlalu, setahun, dua, tahun, dan sampai pada tahun ke-6 pernikahan kami. Saya belum menyadari apa yang  lakukan, investasi yang kami tanam, semua mengandung unsur RIBA, nikamt dan cobaan Allah begitu dekat, hingga kami tidak menyadari apakah itu nikmat atau cobaan bahwa kami bermain-main dengan riba. Padahal Allah jelas-jelas memerangi riba
Renungan Bahaya Riba dari Surat Al-Baqarah ayat 276
يَمْحَقُ اللَّهُ الرِّبَا وَيُرْبِي الصَّدَقَاتِ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ كَفَّارٍ أَثِيمٍ
Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.” (QS. Al-Baqarah: 276)
Selama 13th bekerja, saya tidak memiliki rumah, kendaraan, setiap mau membeli rumah, ada saja halangnya, entah dibohongin penjualnya, rumahnya tidak sesuai dengan omongan awal, lokasinya tidak cocok, dll, ada saja yang menjadi halangan saya, bahkan dengan entengnya saya berencana pinjam ratusan juta untuk membeli rumah dengan tipe idaman meski puluhan tahun untuk melunasinya.

Alhamdulilah, keinginan itu tidak pernah benar-benar terwujud, saya baru ,memahami investasi yang kami lakukan ada riba, semua ada unsur riba, “Masya Allah “ butuh waktu 6 tahun kurang untuk menyadari doasa kami, kami takut Allah dan Rasul-NYA perangi kami karena riba. Akhirnya kami tarik semua dana pada investasi kami, menutup semua asuransi, dan belajar untuk tidak tersangkut dengan riba lagi, Insya Allah semoga kami istiqamah, tidak mau mengutang lagi dengan dalil apapun.

Biaya pendidikan anakpun, kami tabung sekedarnya dala bentuk emas, deposito bank kami tutup, kami hanya simpan dalam bentuk tabungan secukupnya untuk biaya hidup tiap bulan, kartu kredit selama tahunan kami tutup semua. Sudah cukup kami mau lepas dengan riba.  Segala bentuk investasi saat ini kami hindari, kami pasrahkan kepada Allah SWT, Allah yang maha kaya, Allah akan cukupkan harta kami cukup untuk hidup. Kami tidak perlu capek menjaga investasi kami , atau bahkan cita-cita saya dulu ingin menjadi CFP sudah tidak saya pedulikan lagi, saya bersyukur Allah selalu menjaga saya, untuk tidak punya rumah, mobil, apalagi dgn cara kredit, uang yang kami miliki nilainya turun setiap tahun karena tergerus inflasi, tapi saya tidak peduli, lebih takut dengan dosa riba yang telah saya perbuat, Ya Allah, ampunkan kami. Aamiin YRA.





#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

No comments :

Post a Comment