Pada Hari ke-15 ini, saya akan
membuat Perencanaan Keuangan yang ideal menurut hemat saya. Untuk saat ini
belum bisa saya jalankan karena keuangan belum stabil mengingat prioritas saya
saat ini, adalah membeli sebuah rumah.
Hal yang paling utama dilakukan
adalah mengatur pengeluaran rutin dengan seefektif mungkin, nah hal ini yang
belum bisa saya disiplinkan, karena pasti pengeluaran yang tidak rutin menjadi
pengeluaran rutin saya karena tergoda untuk berbelanja, apalagi pernak-pernik
lucu.
Alokasi Perencaan Keuangan yang
ideal menurut saya adalah, yang akan saya gunakan sendiri :
- Pengeluaran
Rutin = (Terdiri dari, biaya Day Care Adik, Bayar Listrik, dan juga gaji
pembantu, transport kantor dan biaya makan dikantor).
- Selanjutnya,
saya akan mengalokasikan dana yang cukup besar untuk Infaq, dan sedekah serta
zakat penghasilan saya selama 1 bln. (biasanya bisa untuk, wakaf, Sedekah Jumat,
dan saya sangat suka Sedekah di hari Jum’at) Kenapa alokasi dana Sedekah dan
infaq saya prioritaskan, karena sejak mengenal RIBA, saya sudah tidak ikut
Asuransi kesehatan, pendidikan, mobil dll, jadi saya lebih ingin pasrah
kepada ALLAH SWT melalui banyak2 bersedekah, semoga ALLAH selalu
menjauhkan keluarga kami dari penyakit, mara bahaya, dll.
- Kemudian,
saya akan Alokasikan dana sekian Persen untuk tabungan, biasanya sebesar
10%
- Selanjutnya
Investasi jangka panjang untuk pendidikan anak, melalui Investasi Emas,
cicil beli emas, seperti tiap bulan membeli 5-10 gr emas, tergantung
dananya, dilakukan rutin
- Cicilan
Zakat Mal Investasi saya selama Setahun, karena Haulnya 1 tahun.
- Sisianya
bisa untuk pos hiburan.
Pengeluaran
ideal adalah, hanya membeli apa yang dibutuhkan bukan yang diinginkan, dan
juga, jika kita ingin sesuatu sebaiknya menabung secara perlahan jadi tidak
menggangu pos-pos yang lain, begitu juga dengan pos hiburan,. Jika ingin
berlibur sebaiknya dicicil tiap bulan. Sehingga
pengeluaran kita akan stabil dan memiliki simpanan jika dibutuhkan dana darurat
sewaktu-waktu.
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
No comments :
Post a Comment