*Maafkan penampakan kaki si Ayah :D
Pada hari ke-12 ini, saya ingin
mempraktekan kecerdasan perencaan keuangan dan juga menahan nafsu atau
keinginan berbelanja. :D
Kebetulan beberapa bulan lagi,
saya akan menyambut kelahiran anak ke-2 kami, bayi yang unyu-unyu tersebut
tentu menyenangkan jika didukung dengan peralatan atau perlengkapan bayi yang
baru yang tentu saja sama imutnya dengan new born.
Jadilah saya mulai menyusun
list perlengkapan bayi untuk dibeli, sudah sangat exciting karena kebetulan
baju bekas kakaknya, sebagian besar sudah dihibahkan kepada saudara-saudara,
berarti ada alasan tersendiri untuk membeli baju bayi baru berserta perlengkapannya.
Rencana pembelian baju bayi dan
perlengkapannya, baru akan saya lakukan ketika sudah menginjak 8 bulan atau
jalan 9 bulan, alasannya, biar tidak terlalu menunda pencucian baju serta
pernak-perniknya.
Setelah menyusun list, macam-macam
barang, saya iseng wa mama saya, hanya untuk sekedar membicarakan perlengkapan
bayi yang ingin saya beli, ternyata oh ternyata, mama saya melarang pemborosan pembelian
baju bayi saya, karena banyak baju bayi bekas, kakak saya dan juga anak saya yg
masih bisa dimanfaatkan yang ada dirumah mama. Hiks. Gagal sudah keinginan saya
untuk belanja produk bayi-bayi nan unyu yang sudah saya impikan dan inginkan.
Ternyata sebaiknya, saya harus
lebih memikirkan penghematan sesuai dengan kebutuhan dibandingkan dengan
keinginan untuk memiliki baju dan perlengkapan bayi baru, karena bayi cepat
sekali tumbuh besar dan baju baru pun hanya akan dipakai dalam jangka waktu pendek,
jadi tidak ada salahnya memakai baju bayi bekas yang masih layak pakai dan
bersih.
Padahal saya sudah belajar
tentang mengatur perencanaan keuangan, tapi ketika dihadapkan dengan pilihan
belanja baju baru, perencanaan keuangan yang say atur jadi mabur, alias Cuma tertulis
diatas kertas, saya lebih dikuatkan dengan nafsu untuk membeli baju baru
daripada memanfaatkan barang yang ada dalam rangka penghematan dan juga pemubaziran.
Alhasil saya hanya membeli baju
yang sekiranya tidak ada, sisanya pake baju bekas kakak atau bekas anak kakak
saya, kalo untuk MPASI dan lain-lain, saya memang tidak berencana untuk membeli,
karena bisa pake punya kakaknya yg masih bagus, begitu juga dengan pompa asi,
pake bekas kakaknya yg 5 tahun kurang menjadi andalan saya meng-ASI-hi kakak
selama 2 th.
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

No comments :
Post a Comment