YUPS
Tantangan
hari ke-11, menurut saya tugas bunsay bukanlah tugas yang mudah, susah karena
harus konsisten dengan perbuatan kita sehari-hari, yaitu praktek berkomunikasi
dengan orang sekitar, pasangan, dan anak.
Jadi kemarin malam, entah kenapa emosi saya sedang labil, mungkin efek
dari syndrome datang bulan, saya mudah sekali tersulut dengan emosi sehingga,
komunikasi produktifnya jadi tidak berjalan dengan maksimal.
Si kakak,
semalam, susah sekali diajak kompromi, mungkin karena saya yang emosi karena
lelah seharian bekerja atau karena saya yang sedang moody. Anak saya berumur 3 tahun 10 bulan, masih disuapin jika makan, dan susah untuk disuruh konsisten duduk sambil makan,
tiap malam, dia suka sekali nonton upin ipin di TV, jadi hampir tiap malam,
saya pasti akan menemani dia makan, sambil menonton TV, selama menikmati acara
TV favoritnya, dia akan duduk manis, namun ketika iklan datang, anak saya akan
berlari kemana-mana, berulang kali saya menahan emosi karena kesal sambil tetap
berkompromi, “Kakak, bunda senang, kalo kakak, makanya duduk.” Maka jika dia ingat
dia akan duduk manis, namun lebih banyaknya dia akan tawaf seisi rumah. Terkadang membuat
saya tambah emosi, proses makan yang tadinya bisa lebih cepat jadi terhambat karena
banyaknya polah si kakak.
Jika sudah
selesai makan, dia akan terus lanjut menonton TV sampe acara Favoritnya
selesai. Setelah itu, si kakak akan masuk ke kamar, dan kembali bermain, anak saya
susah sekali jika disuruh tidur tepat waktu, banyak sekali ritualnya yang
dilakukan sebelum tidur, seperti ketika sudah sikat gigi, tinggal tidur,
biasanya saya akan bertanya, apakah dia mau minum, kakak biasanya menjawab
tidak, tapi ketika lampu kamar sudah dimatikan, dia akan menjawab, “mau minum,
bun, ayah.” Dan kemudian lampu kamar nyala lagi, begitu seterusnya, minta ini
itu, sehingga kadang membuat saya tidak sabaran. Kakak dengan banyak polahnya
terkadang tampak mengesalkan, tapi ada kalanya komunikasi produktif yang saya
praktekan berhasil, seperti, “kakak tolong buang sampahnya didapur.” Dia akan
menjawab dengan manis, “Iya bunda.” Tapi ada kalanya mungkin seperti saya
ketika moodnya sedang buruk, dia juga akan tampak sangat moody.
Belajar mengendalikan
emosi buat saya yang dikatakan dewasa saja kadang susah menahan diri,
bagaimanapula dengan balita umur 4 tahun kurang, yang cenderung temperemtal,
itu mungkin karena pengaruh buruk saya. Menjadi dewasa dan menjadi orang tua
adalah dua hal yang berbeda, yang terus saya pelajari sampe akhir hayat, semoga
ALLAH SWT Selalu meridhoi tiap langkah niat baik yang saya lakukan. Aamiin YRA.
#hari11
#tantangan17hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
#tantangan17hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
Photo by Tatyana Dobreva on Unsplash

No comments :
Post a Comment