SOCIAL MEDIA

Tuesday, November 7, 2017

Komunikasi Produktif 4


Yay.

Tantangan hari ke-4, tak terasa 4 hari sudah berlalu mempraktekan Komunikasi Produktif, meski awalnya dilakukan dengan kesulitan, lama-kelamaan menjadi enjoy dan terasa menyenangkan.
Kali ini saya akan berbagi cerita tentang Proses Komunikasi Produktif, sebelumnya saya mudah sekali marah, bad mood, dan akhirnya jadi bertengkar dengan anak saya yang berumur 4 tahun kurang, mirisnya saya perang dengan anak kecil, hahaha,. Ya tidak pernah terbayangkan, saya yg harusnya dewasa dalam bersikap dan memberi contoh yang baik kepada anak saya, tentu saja malah bersikap sebaliknya.

Saya sudah berjanji didalam hati untuk menjadi lebih baik lagi, lagi dan lagi. Aamiin YRA
Tadi malam saya sudah mempraktekan bagaimana berkomunikasi yang produktif, hal ini mesti dilakukan konsisten dari hari ke hari agak hasilnya bisa dilihat.”

Setiap malam sepulang kerja, saya mesti menyuapi anak saya makan malam, karena saya bekerja, jadi tugas saya dimalam hari adalah memnyuapi anak saya, agak PR juga karena saya sudah lelah bekerja seharian dan mesti menyuapi, saya ingin anak saya cepat mandiri, tapi semua pasti tidak bisa instan, mengingat saya juga bekerja, tidak akan bisa maksimal. Jadi tadi malam, untuk menyulut emosi saya, saya coba praktekan

Saya “Kakak mau makan sekarang, atau nanti 5 menit lagi”. Saya coba memberi pilihan atas kalimat saya, agar dia merasa tidak merasa disuruh makan, dan happy untuk makan

Anak saya “aku mau makan 5 menit lagi bunda, sambil nonton Upin -Ipin ,” sambil santai

Ok berarti, anak saya paham apa yang saya maksud, dan saya bisa makan terlebih dahulu sebelum menyuapi dia. Tanpa marah-marah memaksa dia makan.

Setelah makan, saya ambil makan anak saya, sambil menemani dia, nonton TV, kemudian, saya ingat pintu kamar belum ditutup, sekali lagi saya memutar otak untuk menyuruh anak saya dengan Komunikasi Produktif.

Saya “Siapa yang mau tolong Bunda? tutup Pintu, jadi anak hebat”
Anak saya “Iya bunda.” Sambil asik mengunyah dan masih nonton TV
Saya tahu anak saya malas, tapi tetap ingin mencoba “Ayo siapa yang mau jadi anak Hebat, tolong Bunda menutup pintu Kamar?”
Anak saya ”Iya Bunda” sambil jalan dan menutup pintu

Saya tahu dia malas, dan saya juga tahu, dia melakukan setengah hati, tapi saya tetap mau mencoba dimengerti tanpa emosi

Akhirnya misi saya hari itu, sukses, kemajuan yang tidak banyak memang, tapi perubahan yang saya dapat adalah, dengan komunikasi Produktif, menjauhkan saya dari emosi yang naik turun pada saya, dan menjauhkan stress, karena pikiran saya, anak saya tidak mau menuruti keinginan saya, karena kata-kata yang tidak produktif dan tidak efektif sehingga hasilnya akan Negatif.

Saya harus selalu berjuang untuk merubah diri saya menjadi lebih baik lagi, dari hari ke hari tanpa menyerah dan mengenal lelah, agak bisa mencontohkan yang terbaik untuk buah hati kami. Menjadi generasi Rabbani. Aamiin YRA

#hari4
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

No comments :

Post a Comment